Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

Segera Salurkan Bansos Tepat Sasaran, Jokowi: Gunakan Cara Praktis

Posted on 93 views

JAKARTA | CVD-19 Sejumlah program jaring pengaman sosial yang telah ditetapkan pemerintah pusat untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tanggap darurat Covid-19 harus benar-benar tepat sasaran.

Demikian ditegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat terbatas membahas efektifitas penyaluran program jaring pengaman sosial melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/4/2020) pagi.

“Karena program-program ini penting bagi rakyat, saya ingin menekankan bahwa pelaksanaannya harus betul-betul tepat sasaran,” ujarnya.

Data-data kelompok penerima manfaat program tersebut harus dapat merinci penerima manfaat, sehingga dapat dijamin keakuratannya. Keterlibatan pemerintah daerah dan desa juga diminta Jokowi untuk diperhatikan.

Kemudian, dia juga meminta penyaluran jaring pengaman atau bantuan sosial (bansos) tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin dengan mekanisme penyaluran dibuat seefisien mungkin.

“Gunakan cara-cara praktis, tidak berbelit-belit dan menyulitkan masyarakat. Rancang mekanisme yang melibatkan sektor usaha mikro dan kecil, pedagang sembako di pasar, dan jasa transportasi ojek, sehingga bisa mengikutsertakan usaha-usaha yang di bawah,” tuturnya.

Sejumlah kebijakan bantuan bagi masyarakat lapisan bawah telah ditetapkan pemerintah dengan alokasi anggaran sebesar Rp110 triliun. Di antaranya ialah memperluas jumlah penerima dan nilai manfaat untuk Program Keluarga Harapan (PKH), dari sebelumnya terdaftar 9,2 juta penerima, kini ditingkatkan menjadi 10 juta penerima manfaat.

Nilai manfaat juga dinaikkan sekitar 25 persen, serta mempercepat penyaluran dari tiga bulan sekali menjadi sebulan sekali.

“Kartu Sembako juga dinaikkan dari 15,2 juta penerima menjadi 20 juta penerima manfaat yang nilainya dinaikkan 30 persen dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu, dan diberikan selama sembilan bulan,” imbuh Jokowi.

Khusus masyarakat, utamanya lapisan bawah di sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), pemerintah sedang menyiapkan program Bansos sekitar 3,7 juta penerima.

“Untuk 1,1 juta (penerima-red) nanti disiapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 2,6 juta (penerima-red) disiapkan pemerintah pusat selama dua bulan, sesuai masa tanggap darurat yang ditetapkan Satgas Covid-19,” ucapnya.

Presiden ketujuh ini juga telah memerintahkan Menteri Sosial segera mendistribusikan 200 ribu paket sembako untuk wilayah Jabodetabek dan Kartu Prakerja yang akan segera diimplementasikan mulai Kamis (9/4) lusa.

Anggaran program Kartu Prakerja sendiri telah ditingkatkan dua kali lipat dari sebelumnya Rp10 triliun. Penerima manfaat program tersebut juga direncanakan menyasar kepada 5,6 juta penerima manfaat.

“Terutama untuk yang terkena PHK, pekerja informal, serta pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19,” tuturnya.[*/lim]

 

Sember : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

top