Posko Koordinator Wilayah Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional Covid-19 Provinsi Bengkulu
Posko Koordinator Wilayah Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional Covid-19 Provinsi Bengkulu

RTM Terdampak Covid-19 Segera Peroleh Bantuan Sembako

Posted on 136 views

BENGKULU | CVD-19 Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah menyiapkan paket bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga miskin (RTM) dan masyarakat kurang mampu yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Demikian disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat membuka sekaligus meninjau Posko Koordinator Wilayah Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional Covid-19 Provinsi Bengkulu, di Kantor PT Pelindo II Pulau Baai, Senin (6/4/2020).

Rohidin menjelaskan, Pemprov Bengkulu tengah melakukan koordinasi bersama Bulog terkait ketersediaan sembako, pembagiannya sendiri akan disesuaikan dengan angka kemiskinan di daerah tersebut.

“Minggu ini kita akan pengadaan, sekarang mau koordinasi bersama Bulog terutama untuk beras, tersedia atau tidak dalam jumlah besar, kita berdasarkan data kemiskinan,” jelasnya.

Skema pembagian akan disesuaikan. “Nanti tergantung kita lihat pola penyerahannya. Sudah ada nilai satuannya per keluarga, nanti mau diberikan satu kali, dua, atau tiga kali nanti kita lihat tingkat efektifitasnya dan kemudahan penyalurannya,” tambah Rohidin.

Gubernur ke-10 ini mengapresiasi terbentuknya Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional Covid-19 Provinsi Bengkulu dengan PT Pelindo II sebagai koordinator. Dia meminta sinergi ini dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di samping juga dukungan pada aspek penanganan.

“Sekarang kita butuh perlengkapan untuk tenaga medis, kita butuh untuk mensupport agar mereka bisa bekerja secara optimal, termasuk peralatan medis yang sifatnya mendesak yang kita perlukan,” ungkap mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini.

Sejalan itu, GM Pelindo II Silo Santoso menjelaskan masing-masing BUMN sebelumnya telah melakukan kegiatan pencegahan Covid-19, di antaranya melalui penyemprotan disinfektan. Dengan adanya posko ini, fokus bantuan akan menjadi satu kesatuan.

“Seperti kita ketahui bersama kebutuhan saat ini relatif langka, sangat susah, kalaupun ada harganya mahal. Dengan koordinasi ini akan dilaporkan juga semuanya ke pusat, nanti di pusat akan mencarikan sumber-sumber yang tidak bisa diperoleh di daerah, yang nanti dikirim dari pusat,” jelasnya.[mr/fr]

top