Prof dr Purnawan MPh PhD
Prof dr Purnawan MPh PhD.

Lansia versus Cucu, Siapa Paling Rentan Corona?

Posted on 175 views

JAKARTA | CVD-19 Interaksi kakek/nenek dengan cucu mereka, dinilai sebagai salah satu dari tiga jalur penularan virus corona paling romantis sekaligus mematikan.

Menurut Ketua Aliansi Telemedia Indonesia Prof dr Purnawan MPh PhD, kalangan lanjut usia (lansia) paling beresiko dalam interaksi ini, karena faktor usia lanjut. Sehingga untuk mencegah penularan, kakek atau nenek perlu menerapkan protokol kesehatan selama berinteraksi.

“Ini memang agak riskan juga ya. Dari segi kesehatan, kakek itu rentan. Cucu biasanya tahan, tapi dia menjadi  carrier (pembawa virus-red). Jadi jika berhubungan dengan cucu harus selalu berhati-hati, cuci tangan pakai masker begitu,” katanya dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Dua sumber penularan virus corona lainnya dan acapkali dianggap remeh, lanjut Purnawan, adalah barang-barang kiriman —dipesan secara daring— dan tunai.

“Barang-barnag yang kita pesan secara online itu ‘kan kita tidak tahu bagaimana prosesnya, bagaimana yang ngantar. Ini harus kita perlakukan sebagai benda terinfeksi,” sarannya.

Terkait penularan melalui uang tunai, Purnawan menilai sebagai sumber paling cepat menularkan corona. “Uang cash itu akan menular dari orang ke orang lebih mudah dan cepat. Jadi itu harus ada caranya, Kalau saya, pegang pakai plastik dan saya taruh di tempat khusus di rumah,” tukasnya.

Sementara itu, pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta masyarakat tetap tinggal di rumah dan melakukan kegiatan produktif dengan bekerja dan belajar dari rumah, serta beribadah di rumah.

Selama di rumah, masyarakat diminta tetap menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona, memutus mata rantai penularan pandemi Covid-19 tersebut.[agw]

 

Sumber : Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

top