IMO Indonesia
Jajaran Pengurus IMO Indonesia usai dialog nasional, beberapa waktu lalu.

Lagi, IMO-Indonesia Tegaskan Seruan Seluruh Anggota Siarkan Pemberitaan Intensif

Posted on 154 views

JAKARTA | CVD-19 Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Media Online (DPP IMO) Indonesia kembali mempertegas seruan kepada segenap pengurus dan anggotanya di seluruh penjuru Tanah Air untuk lebih intensif mempublikasi perkembangan informasi mutakhir terkait penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) kepada masyarakat secara lebih luas dan akurat.

“Agar kiranya pengurus dan anggota IMO-Indonesia secara nasional menjalin komunikasi lebih intens dengan kehumasan secara berjenjang, untuk mendapatkan informasi update yang sumbernya dapat dipercaya dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub Ismail kepada CVD-19 di Jakarta, Minggu (22/3/2020) pagi.

Penegasan ini terkait penerbitan surat Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia Johnny G Plate, nomor : S-209//M.KOMINFO/PI.01.03/03/2020, perihal Penayangan Iklan Layanan Masyarakat,  tanggal 21 Maret 2020 —klasifikasi segera— ditujukan kepada direktur utama dan ketua asosiasi lembaga penyiaran.

Dalam konteks ini, Kemenkominfo mengajak seluruh lembaga penyiaran televisi dan radio lebih intensif (setiap satu jam) menyampaikan pemberitahuan dan iklan layanan masyarakat untuk mematuhi social distancing dan tetap berada di rumah, kecuali untuk keperluan sangat mendesak.

Surat edaran yang ditembuskan kepada Presiden, Wakil Presiden, Menteri Kesehatan serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut menjadi atensi tersendiri bagi IMO-Indonesia. Sehingga organisasi badan usaha media online ini memandang perlu mengingatkan kembali kepada seluruh anggotanya.

Sebelumnya, DPP IMO-Indonesia telah menerbitkan himbauan kepada seluruh pengurus dan anggotanya secara nasional, berisi ajakan partisipasi secara masif —dangan memperhatikan aspek K3— menyampaikan informasi valid dan update kepada masyarakat luas tentang perkembangan penanganan pandemi Covid-19 oleh pihak berwenang.

“Respon ini menjadi konstibusi IMO-Indonesia kepada negeri dalam bentuk support pemberitaan, agar seluruh informasi terkait pencegahan serta penanganan Covid-19 dapat lebih terpublikasi dan bisa sampai kepada seluruh lapisan masyarakat,” beber Yakub, diamini Sekretaris Jenderal IMO-Indonesia M Nasir Bin Umar dan Bendahara Umum Jeffy Karangan.

Himbauan ini selaras pandangan para petinggi organisasi yang berdiri 27 Oktober 2017 tersebut, di antaranya pandangan Ketua Dewan Penasehat IMO-Indonesia Letnan Jenderal TNI Joni Supriyanto —kini menjabat Kepala Staf Umum TNI— dalam dialog nasional bertema “Pers Pemersatu Bangsa” di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dialog itu juga dihadiri segenap jajaran dewan penasehat, seperti Bachtiar Ravenala Ujung —Ketua Dewan Pembina Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia (YAKIN) dan Dewan Pengawas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional, Edy Ganefo —Ketua Umum Kadin-Indonesia, Adi Suparto —Dewan Pakar Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negera sert dosen senior Fakultas Hukum dan pemegang sertifikat wartawan utama.

Hadir pula dalam kesempatan itu, segenap Dewan Pembina IMO-Indonesia Tjhandra Setiadji —Advokat kenamaan nasional, Yuspan Zalukhu —dosen Fakultas Hukum, Helex Wirawan —praktisi hukum, Maskur Husain —praktisi hukum sekaligus entertainer bernama panggung Alex Gamalama, dan para ketua/pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IMO-Indonesia di 20 provinsi.[yfi]

top