Ilustrasi kentut
Ilustrasi kentut

Awas! Kentut Bisa Tularkan Covid-19

Posted on 31 views

VIRUS CORONA Jenis baru (SARS CoV-2) masih menjadi maharaja sejagad. Sejauh ini, para penguasa di negara-negara adikuasa sejatinya hanya sanggup tiarap, meski sesekali berani melempar retorika dan saling tuding, sebagai aktualisasi kepada publik bahwa mereka masih hidup dan siap berbuat.

Hanya para tenaga medis dan relawan non-medis yang masih tampil konkret di garda terdepan pemberantasan wabah virus made in Wuhan tersebut. Di Indonesia, unsur pemerintahan —termasuk polisi dan militer— membaur dalam barisan ini, luar biasa.

Sementara di Australia, kabar buruk kembali dilontarkan seorang peneliti di tengah “kepanikan” menghadapi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Negeri Kangguru tersebut. Melalui riset terhadap faeces/kotoran pasien positif terinfeksi SARS CoV-2, Andy Tagg menyimpulkan penularan virus ini bisa melalui kentut.

Mengutip Daily Star, Warta Ekonomi Online mengabarkan, penelitian ini membuktikan virus corona terdapat pada kotoran penderita, sehingga dokter mengimbau masyarakat mewaspadai penularan melalui partikel kecil kotoran.

Andy menyebutkan, sekitar 55 persen pasien Covid-19 terdapat virus corona pada kotorannya. Test terbaru membuktikan bahwa kentut dapat menyebarkan serbuk kotoran jarak panjang.

Kalau sebelumnya dikabarkan penularan Covid-19 melalui droplets/percikan liur penderita, dan dianjurkan pemakaian masker untuk mencegahnya. Maka temuan terbaru tentang kentut ini tentu saja resepnya kurang-lebih demikian, mengenakan celana.

“Mungkin saja virus SARS Cov-2 dapat menular melalui besarnya tekanan gas. Kita butuh bukti lebih banyak. Tapi ingat untuk selalu memakai celana,” jelas Andy.

Beberapa hari sebelumya, pusat kontrol dan pencegahan penyakit di China juga mengumumkan pemakaian celana bisa membatasi efektifitas penularan virus corona yang memungkinkan tersebar melalui kentut.

Sudahkah Anda ber(k)elana hari ini? [catatan #JagaJarak redaksi]

top