Penyemprotan cairan disinfektan menggunakan hand sprayer dinilai cukup aman karena tidak berlebihan
Penyemprotan cairan disinfektan menggunakan hand sprayer dinilai cukup aman karena tidak berlebihan. [ist]

Awas! Disinfeksi Gunakan Fogging Berbahaya. Begini Penjelasan Pakar

Posted on 237 views

JAKARTA | CVD-19 Ketua Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan penyemprotan disinfektan dengan cara pengasapan (fogging) tidak dianjurkan.

“Tidak dianjurkan secara berlebihan seperti ‘fogging’ karena dapat menimbulkan iritasi kulit, bahkan mengganggu pernapasan,” katanya saat konferensi pers bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Jakarta, Senin (30/3/2020) kemarin.

Penggunaan cairan disinfektan untuk pencegahan Covid-19 di area publik seperti sarana transportasi, pasar, tempat ibadah, sekolah, dan rumah makan perlu memperhatikan komposisi dan jenis bahan disinfektan.

Penggunaan cairan disinfektan, terang Wiku, dilakukan spesifik pada lokasi dan benda-benda seperti lantai, kursi, meja, gagang pintu, tombol lift, tangga jalan (eskalator), mesin anjungan tunai mandiri (ATM), etalase, dan wastafel.

Setelah menyemprotkan disinfektan ke permukaan benda, sebaiknya satu menit kemudian dilakukan proses mengelap permukaan benda tersebut mengunakan sarung tangan.

Cairan disinfektan bisa membasmi mikroorganisme pada permukaan benda, tubuh dan baju. Namun, penyemprotan disinfektan tidak akan melindungi diri dari virus jika berkontak erat dengan orang sakit. “Jadi, sifatnya adalah sementara,” ujarnya.

Menurut Wiku, disinfektan merupakan senyawa kimia —sering digunakan untuk proses dekontaminasi—  membunuh mikroorganisme golongan virus dan bakteri pada permukaan benda mati, seperti lantai, meja, peralatan medis dan benda lain yang sering disentuh.

Dalam upaya pencegahan Covid-19, Wiku menilai cuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir adalah cara paling ampuh membunuh virus. Jika tidak bisa mencuci tangan segera, maka bisa menggunakan pembersih tangan (hand sanitizer) secara bijak dan aman.[agw]

 

Sumber : Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB

top