Pangdam Jaya
Pangdam Jaya.

Antisipasi Lonjakan Pasien, RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Bisa Operasikan Dua Tower Tambahan

Posted on 160 views

JAKARTA | CVD-19 Pemerintah Indonesia akan mengoperasikan dua tower tambahan di Wisma Atlet Kemayoran sebagai skenario antisipasi kalau terjadi lonjakan pasien Coronavirus Disease (Covid-19).

Demikian disampaikan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Eko Margiyono dalam keterangannya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Kamis (26/3/2020).

“Kalau bertambah buruk, kita bisa gunakan skenario berikutnya, yaitu tower empat dan lima,” katanya.

Saat ini, sudah ada dua tower di Wisma Atlet yang digunakan sebagai Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 dengan daya tampung hingga 3000 pasien, yakni tower tujuh —sudah beroperasi— berdaya tampung 1700 pasien dan tower enam berdaya tampung 1300 pasien.

RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet ini menerapkan sistem pelayanan kesehatan safe handling dengan meminimalkan kontak pasien dengan petugas perawat.

“Rumah sakit ini beda dengan yang lain, karena menerapkan safe handling, dengan sistem video call. Kedua, self karantina. Ketiga, limitasi kontak dengan petugas. Keempat, apabila semakin memberat, akan dirujuk ke RS rujukan,” paparnya.

Menurut Eko, kini sudah ada beberapa pasien yang dirujuk ke rumah sakit rujukan pemerintah karena menunjukkan gejala berat saat dirawat di Wisma Atlet.

“Ada beberapa pasien yang datang. Setelah diperiksa menunjukkan gejala berat, kemudian dirujuk,” imbuhnya.

RS yang beroperasi sejak Senin (23/3) tersebut telah merawat 208 pasien terinfeksi virus corona.

“Tanggal 24 (Selasa) pagi itu 74 (pasien), kemudian pada tanggal 25 (Rabu) pagi itu 178 pasien,” ungkapnya.[agw/*]

 

Sumber Utama: Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB RI

top